KEMENTRIAN Luar Negeri Palestina, mengatakan bahwa Israel pada hari
minggu kemarin menolak memberi izin kepada Menteri Luar Negeri Indonesia
Retno Marsudi, untuk mengunjungi Tepi Barat di mana dia akan mengadakan
pembicaraan dengan para pemimpin Palestina, lansir World Bulletin, Ahad (13/3/2016).
Pemerintah Israel mengontrol akses masuk ke Tepi Barat, di mana pusat pemerintahan politik Palestina di kota Ramallah berada.
Marsudi berencana melakukan pembicaraan di Ramallah dengan Presiden
Palestina Mahmud Abbas dan Menteri Luar Negeri Palestina Riad al-Malki.
“Dia juga berencana untuk meresmikan kantor konsulat kehormatan pertama
Indonesia di Palestina,” kata kementrian.
Haaretz, Surat kabar Israel, melaporkan bahwa kunjungan
Marsudi menuju Ramallah ditolak, sebelum ia bertemu dengan para pejabat
Israel di Yerusalem terlebih dahulu.
Israel dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik secara resmi.
Insiden penolakan kunjungan ke tepi barat terkait dengan seruan
Presiden Indonesia Joko Widodo dalam KTT OKI pekan lalu, dimana ia
menyerukan untuk memboikot produk Israel dalam rangka mendukung
kemerdekaan Palestina.[rf/Islampos]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Response to "Israel Hentikan Kunjungan Menteri Luar Negeri Indonesia ke Tepi Barat"
Posting Komentar